Kamis, 25 Februari 2010

sebatas layar

banyak cara mengalihkan dunia
dari sebuah nama yang tak juga pergi dari benak jiwa..
seperti layar kaca
yang selalu sukses menghadirkan beragam sosok indahnya,..

memang keadaan fisik selalu jadi yang pertama
karena indera yang paling cepat menghadirkan gelitik rasa adalah mata..
tapi tak lantas itu jadi yang utama..
ah, setidaknya membuat senyum kembali meronakan muka..

cantik..
tampan..
manis..
indah dipandang..
tak bosan dilihat..
unik..
lucu..

selalu sukses mengalihkan duniaku..
meski barang sejenak..
dan cuma sebatas layar..



terima kasih buat kalian yang setia seliweran di layar kaca:D

dua hati

dalam sudut ruang terdalam jiwaku..
cuma ada kamu,..
kupaksakan mengenyahkanmu..
kurelakan membuang jauh segala tentangmu..
kumohonkan memori berhenti memutar kenanganmu..
tapi nihil..

bukan aku hanya berpangku tangan..
membiarkanmu menggerogoti hati,..
menambah segenggam debu, menjadikannya kerak hingga semakin sukar kubuang..
bukan..
tapi siapa berdaya akan keajaibannya..
hati manusia yang tak pernah bisa sama..
dua detik ke depan siapa yang tahu aku bisa tiba-tiba membencimu..

sudah kucoba dengan segala cara..
sama.. seperti usahamu mengabaikannya..
akupun begitu..

maka..
saat keinginan sekedar bersama ternyata tak cukup puas meredakan gelisah ini..
dan kulihat tak ada celah untuk berharap lagi..
kubiarkan hati ini mendua..

biar..
biar terbagi rasa ini..
hingga untukmu habis..
habis sehabis-habisnya..

setidaknya masih ada dia yang bisa menghadirkan senyum jingga di sore hariku
saat kau tak lagi bisa mencerahkan malam di hatiku

Selasa, 23 Februari 2010

ilalang

bertemu kembali dengan saya...
sudah lama tak bersua..
apa kabar..?

ahh..
padahal baru kemarin bertemu.. bukan kangen, cuma iseng aja.. sekaligus mengetes respon hati akan segala sesuatu tentangmu..
masih sama, meski sudah banyak berkurang porsinya..

kemarin ilalang memanggilku..
cuma dia yang mengerti, dan bisa sedikit mengobati perihku..
berjalan di tepinya.. melihatnya menari.. mengamati serbuk2nya yang tertiup angin,..
sambil terus membiarkan mata ini mengurai semua beban hati..

puas..
dan semuanya menjadi lebih jelas..

lelah hati.. melihat kau yang perlahan namun pasti berlari ke arahnya..
dan aku yang hanya bisa terdiam pada tempatku..
tak ingin mundur dan tak juga bisa maju ke arahmu..

maka..
biarlah ini kujadikan sebagai usaha terakhir..
dalam menutup perjuanganku..

kamu.. takkan kugenggam lagi...




maka terbanglah... ilalangku.. -_-

Rabu, 03 Februari 2010

Dunia Rasa dalam Kata: cemburu

Dunia Rasa dalam Kata: cemburu

cemburu

beberapa kali sempat bertukar pikiran dan meminta pendapat beberapa orang terdekat..
sedikit harapan tercipta dari sana, bahwa aku mungkin saja memang yang diinginkannya.. tapi sedetik kemudian, jika kupikir bagaimana ia sesungguhnya.. hffftt imposible!

setelah sempat berulang kali berpikir.. untuk tak lagi memainkan perasaan dan mulai menilai semua ini dengan akal, pertimbangan dan logika.. ternyata cukup membantu, sedikit membuat nyaman hati ini.. tapi, ahh.. kenapa pula mesti pakai "tapi".. adakalanya lagi-lagi hati terusik kembali, hanya karena perasaan "cemburu".. hufff.. sial.. kenapa pula mesti berakrab ria dengan kata itu...

aku memang pencemburu,, berat bisa dibilang...
jangankan kekasih, bahkan sahabat sekalipun bisa kucemburui, hanya karena sahabatku lebih dekat dengan temannya yang lain, atau saat aku sedang membutuhkannya, tapi ia malah lebih memilih bersama yang lain, dengan alasan apapun itu aku bisa cemburu berat, meski tidak selalu kuungkapkan..
perasaan tak dianggap.. ya, aku sensitif berat akan hal itu..

juga yang ini...
ahh... kenapa mesti cemburu karena dia..
menyebalkan..!!!
Related Posts with Thumbnails